Posts

Showing posts from January, 2019

Karena apa pun, obat ada dampak ncgmifnyn

Dengan demikian, faktor resiko terulangnya kejang adalah: usia muda saat terjadinya kejang pertama kali, riwayat keluarga dengan kejang demam ataupun epilepsi, cepat kejang setelah demam dan temperatur yang rendah saat kejang. Dengan demikian, bila anak kejang lagi perlu diidentifikasi, apakah ada penyakit lain yang memerlukan pengobacan tersendiri ataukah memang ada riwayat keluarga dengan kejang demam atau epilepsi. Tentu saja setiap anak memiliki ambang kejang sendiri-sendiri. Sehingga sel-sel otaknya rusak. Gangguan itu bisa terjadi di bagian bicara, emosi, tingkah laku, motorik, atau sensorik. Apabila sudah terjadi gangguan, misalnya ganguan bicara, maka harus dilihat dulu kelainannya. Karena apa pun, obat ada dampak ncgmifnyn Bisa diobati atau tidak. Karena jika kclainannya hanya kamna pembengkakan saja, maka jika kejang demamnya hilang, otomatis pembengkakannya juga akan hilang. Scbab, kejang demam termasuk ringm dan bisa scmbuh sendiri bila kcjang demam itu scd

Ibu harus curiga itu sudah mengarah ke epilepsi

Untuk itu saat ia kejang pertama k211i, seyogyanya dicatat suhunya. Karena jika sebelumnya 38,5° Celsius sudah kejang, maka yang berikutnya pada suhu 38,5°C ada kemungkinan akan kejang lagi. Dan bila suhu demikian sudah kejang ada kemungkinan ia akan mudah kejang. Lain halnya apabila kejang demamnya yang pertama dalam suhu 41°C, maka ia akan sulit kejang kecuali suhunya mencapai 41°C tersebut. Umumnya kejang demam terjadi pada awal demam dan timbul pada mhun kedua kchidupan (17-23 bulan). Ibu harus curiga itu sudah mengarah ke epilepsi Dan, seperti sudah disebutkan di atas, lebih sering terjadi pada anak lelaki. ngginya temperatur juga merupakan faktor resiko untuk berkembangnya kejang demam. Karena ini merupakan kejang demam, maka demamnya yang harus dicegah. Apabila ibu sadar anak ibu mulai hangat, ccpat-cepat diberi obat penurun panas. Apabila bisa, pengalaman lalu atau saat kejang demam pertama kali, suhunya dicatat. Apabila suhunya 40°C, maka saat ia suhunya 3

Juga umumnya terjadi pada anak lelaki

Padahal, perlu Ibu dan Bapak ketahui, tidak setiap anak yang suhunya tinggi akan mengalami kejang. Sebenamya apakah stuip itu dan bagaimana pula mengatasinya? Stuip atau dikenal dengan istilah kejang demam, hanyalah manifestasi klinis, jadi hanya gejala bukan penyakit. Manifestasi klinis dari lepasnya muatan listrik yang berlcbihan dan mendadak di otak kita. Ini akibat gangguan fungsi scl otak. Perlu diketahui, otak ibu dibangun oleh berjuta sel. Pada masing-masing sel otak terdapat ion-ion listrik, berupa ion negatif dan ion positif. Pcrbcdaan muatan ion listrik ini menyebabkan potensial listrik di scl otak. Pada kcadaan normal. lompatan listrik yang cerjadi pada sel otak bcrjalan sccara terkoordinasi. Tetapi bila tcrjadi perubahan fisiologis, anatomi atau biokimiawi pada sel otak dapat menyebabkan terjadinya lompatan listrik yang berlebihan. Inilah yang mcnimbulkan kejang tersebut. Lompatan listrik yang berlebihan ini bisa disebabkan karena demam tinggi, adanya

Epilepsi tidak selalu mengakibatkan kemunduran kecerdasan pada penderita

Ia bisa berhenti mendadak dari kegiatan yang sedang dilakukannya (misalnya makan, minum, membaca) lalu terlihat bengong dengan pandangan kosong untuk beberapa saat. Akan tetapi kemudjan ia kembali pada kegiatan sernula dan melanjutkan kembali kegiatan yang terhenti tadi. Seringkali penderita tidak akan menyadari serangan epilepsi yang ‘ terjadi padanya. Selain itu, serangan epilepsi dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang mengganggu fungsi otak. Sebagai contoh, radang otak, penyakit pembuluh darah di otak, cedera otak, tumor di otak, kelainan yang dibawa sejak lahir, gangguan metabolisma, gangguan elektrolit, penyakit-penyakit degeneratif dan sebagainya. Epilepsi tidak selalu mengakibatkan kemunduran kecerdasan pada penderita Pada beberapa kasus, serangan epilepsi tak diketahui penyebabnya. Pada umumnya serangan epilepsi timbul secara spontan. Kadang bisa dicetuskan oleh keadaan tertentu, misalnya gangguan emosional. Ini dapat memperbanyak atau meningkatkan

Atau bisa juga muncul hanya dengan mata berkedip-kedip

Kardiologi Ahli permasalahan seputar jantung hingga saluran pembuluh darah, kelainan jantung bawaan. Dari mengatasi kebocoran katup pada jantung anak hingga melakukan tindakan preventifsupaya di masa dewasa atau tua tak terkena serangan jantung. > Pulmonologi Persoalan pemafasan anak, tcrmasuk permasalahan saluran pernafasan hingga paru-paru. Mereka inilah yang menangani bila anak menderita asma, bronkhitis, pneumonia, atau TB dan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). > Alergi lmunologi Semua penyakit alcrgi dan permasalahan mengenai kekebalan tubuh seperti AIDS (Solahuddin, 2001). Atau bisa juga muncul hanya dengan mata berkedip-kedip > Nutrisi Metabolik Selain permasalahan gizi yang paling utama mereka kuasai, inborn errors metabolism pun mereka dalami. > Pediatri Sosial Menangani seluruh aspek runtutan anak, dari bagaimana cara pencegahan penyakit, hubungan dengan keluarga, hingga interaksi dan hubungan dengan lingkungan. Intinya, mereka ini mengamati tu